Cinta itu Indah, Cinta itu Mudah, So’ Make it Simple!


 

“Jatuh cinta itu indah”, seperti yang dinyanyikan Baron Soulmate; cinta itu mudah, maksudnya betapa mudahnya seorang manusia remaja jatuh cinta, eits…, selalu saya ingatkan bahwa bukan hanya remaja saja yang mengalami proses jatuh cinta, orang dewasa pun demikian, selama hati di dalam tubuh manusia maka jatuh cinta itu akan bisa terjadi, nah kecuali Android (manusia robot), soalnya robot tidak terdapat komponen yang bernama hati; so’ make it simple, jika jatuh cinta itu mudah (mudah untuk jatuh cinta) maka kenapa harus dipersulit, dipermudah saja.
Nah, setelah mengenal sedikit tentang pengertian judul tulisan ini, sekarang saatnya berkelana menjelajahi maksud dari judul tulisan ini secara meluas, karena jika tidak ada alasan dari sebuah jawaban maka sebuah jawaban akan menjadi dapat diterima. Berkelana disini maksudnya, kita akan menelusuri alasan-alasan kenapa penulis menulis dengan judul demikian.

Siapa sih yang tidak pernah merasakan jatuh cinta? “Jatuh cinta berjuta rasanya”, ujar Project Pop. Kalau diibaratkan makanan atau minuman mungkin es campur kalah banyak deh rasanya disbanding dengan rasanya cinta.
Jika sedang jatuh cinta, orang itu mungkin akan merasa kenyang walau seharian tidak makan asal sedang bersama si dia, rasanya makanan sudah masuk dengan sendirinya kedalam perut, berasa makan satu panci. Jika sedang jatuh cinta, orang itu mungkin akan susah tidur kalau tidak atau belum mengucapkan “Selamat malam, selamat tidur, semoga mimpi indah!” baik melalui telepon atau SMS kepada si dia, serasa ada duri yang tersangkut di tenggorokan. (hayo siapa yang berani nyoba melalui telepati?  ). Jika sedang jatuh cinta, orang itu mungkin tidak akan merasakan pedasnya cabe ketika sedang makan bersama si dia, mungkin cabe pun berasa pisang. Jika sedang jatuh cinta, orang itu mungkin tidak akan merasa rugi walaupun harus menguras isi dompet demi si dia, pokoknya asal dia senang, rasanya dunia ini bagaikan surga. Pokoknya cinta itu indah, berjuta rasa deh.
Jika cinta itu memang demikian adanya, tidakkan salah saya menyebutnya ini ‘candu’? Ya, cinta juga bisa dibilang candu, karena sifatnya yang mampu mempengaruhi alam bawah sadar layaknya hipnotis, yang tentunya korban tidak akan sadar apakah dia sedang dihipnotis atau tidak. Wah, dahsyat juga ya cinta itu, bisa menghipnotis euy…. Seperti lagu ada Band yang berjudul Kuat Dahsyat, “Bila cinta itu datang melegakan hidup, menghangatkan rasa sepi, hingga kegalauan. Kuat dahsyat dan agung nilainya, dia mampu pindahkan gunung besar. Cinta itu awal sebuah kehidupan, cinta tak bisa lengkang oleh waktu. Jangan coba menapiknya, atau menghujatnya! Biarkan mengalir indah, bagai nikmat dunia! Cinta bisa juga buat kita pusing, tapi cinta juga bisa memabukkan jiwa. Namun cinta sangat terasa dengan mencoba membunuhnya.”, wah, pokoknya lagunya bagus deh.

Cinta itu mudah, mudah datang, mudah pergi. Cinta itu datang tak dijemput, pulang tak diantar. (wah, seperti mantra Jailangkung saja.  ). Dia bisa datang di sekolah, di kampus, di kantor, di pasar, di tempat nongkrong, di Friendster, di Facebook, YM!, GM, forum, dan lain sebagainya. Nah, jika cinta itu mudah dan sering datang maka akan kah selalu membawa kegembiraan atau malah kesedihan? Kalau cinta terbalas sih tentu akan membawa kegembiraan, tapi kalau sebaliknya, maka nyanyi lagu ada Band lagi saja, “Mestinya telah ku sadari betapa perih cinta tanpa balasmu. Harusnya tak ku paksakan, bila akhirnya kau melukai ku”. Hei, sekarang coba bandingkan, seruan mana antara cinta yang mudah didapat alias mudah terbalas atau lebih seru yang susah terbalas, perlu perjuangan dulu baru perjuangan itu terbalas? Jawaban ada pada diri Anda pribadi, cukup kuatkan jawaban Anda dengan alasan-alasan yang mendukung.

Make it simple! Hmmm…, tidak jarang cinta membuat orang jadi serba salah, tak mau dan tak bisa menerima cintanya berlayar dari pelabuhan hatinya, sedangkan cintanya telah mendua (mungkin bahkan lebih dua, mentiga dan seterusnya.  ) atau sudah memang tidak bisa lagi untuk bertambat, ini merupakan hal yang serius, yang akan mengakibatkan miss communication antara satu sama lain. Hei, bukan kah saya sudah menyebutkan sebelumnya bahwa cinta itu candu? Nah, cara yang bisa digunakan untuk mewujudkan hal ini jadi sederhana tidak lain dengan ‘lepas dari candu’! Hal ini memang tidak mudah, tapi boleh dicoba lho!
Game, saya memang suka main PS (Play Station), bahkan waktu saya masih MTs (sederajat dengan SMP) saya sempat bolos sekolah lho demi main PS, diajak teman juga sih. Wah sudah tak terhitung habis berapa duit demi main PS. Andai sampai sekarang saya masih candu PS, mungkin saya tidak akan bisa mengisi pulsa, uangnya akan habis untuk menyewa PS. Tapi kadang-kadang saya sempat juga lho kecaduan lagi saat tetangga sebelah memiliki PS dan mengajak saya main, wah kan lumayan main gratis.
Ya, tidak bisa dipungkiri, mungkin sampai saat ini pun saya masih suka main PS, tapi saya bisa berkali-kali lepas dari candu PS itu lho, kalau tidak bisa lepas mungkin saya tidak akan pernah punya waktu untuk menulis. Kalau saya bisa, tentu Anda pun bisa juga lho! Intinya adalah mengisi waktu Anda dengan kegiatan lainnya yang Anda gemari. Hayo, Anda gemar apa? Tidak mungkin dong Anda hanya gemar nonton film saja, atau sinetron saja, atau jalan-jalan saja? Yap! Itulah kuncinya, tinggal diterapkan pada apa yang Anda kehendaki.
Kalau boleh sedikit curhat nih (banyak juga gak apa ya?!), sebenarnya masa aktif kartu cinta saya periode 03/06/2010 – 23/10/2010 juga memang tidak sesederhana itu, karena dia tidak mau dan tidak akan pernah ingin saya berlabuh dari dermaganya. Mengapa demikian? Karena si dia telah terhipnotis atau terkena candu tadi. Huh…, sungguh berat memang untuk melakukan mind control jarak jauh agak dia bisa merelakan dermaganya kosong, lagi pula saya bukan seorang penghipnotis seperti pesulap atau mentalist di TV-TV. Walaupun demikian saya lebih suka melakukan mind control lewat SMS lho! Soalnya sebelum saya menulis ini saya telah berhasil membujuk teman saja yang sebelumnya tidak mau mengerjakan dan mengumpul tugas kuliahnya karena dianggapnya terlalu rumit untuk kerjakan dan dikumpulkan. Wah tidak sia-sia deh pokoknya saya belajar mind power dari senior saya (terima kasih Ridzky).
Bukan ilmu yang seperti apa gitu, hanya mencoba masuk dan mengendalikan pikiran orang, sejenis ilmu psikologi, karena saya suka psikologi (ilmu jiwa). Ya sebenarnya sama saja mungkin ya. Karena saya akui saya tidak akan bisa menulis tanpa mengumpulkan sangat banyak daya psikologi.
Kiranya cukup saja ya curhatan saya, sekarang kita kembali lagi kebahasan inti. Sebenranya maksud saya maksud “Make it simple!” ini ditujukan pada proses putus, atau saya menyebutnya disini sebagai kapal yang berlabuh dari dermaga. Pacar, mungkin sudah menjadi kewajiban bagi para pecinta untuk dijadikan sebagai tempat bergantung. Jika putus dari cintanya rasanya langit mau runtuh dan menimpa seluruh tubuh hingga ke pelosok hati yang paling dalam. “Cinta rela menunggu”, mungkin kah itu undang-undang wajib bagi para wanita pecinta? Wah, kalau memang benar demikian berarti saya harus melakukan mind control juga pada kartu cinta saya periode 03/06/2010 – 23/10/2010. Cinta itu tidak harus menuggu kok jika pada kenyataannya kapalnya sudah menentukan jadwal untuk singgah di dermaga lain saja, dan tidak mau kembali ke dermaga asalnya. Cinta tak bisa dipaksakan dan tak juga harus memaksakan. Biarkanlah cinta itu pergi jikalau memang sudah masanya, kau takkan bisa memaksakannya. Sama halnya kehilangan orang yang paling disayangi, kehilangan untuk selama-lamanya, relakanlah, karena semua apa yang ada di langit dan di bumi ini adalah milik Sang Pencipta, Dia Maha Memiliki. Memang pada kenyataannya merelakan itu hal yang tidak semudah itu bisa dilakukan, tapi sebenarnya bisa dilakukan, kan?!

Akhir kata, kita adalah makhluk yang diciptakan agar bisa saling mencintai, dicintai, maka syukurilah itu adanya! Cinta itu mudah, maka berusahalah! Jangan biarkan cinta merusak hari-hari mu, namun biarkanlah cinta menyinari dan memberi warna dihari-hari mu!

Say NO to free sex, drug! Say YES to healthy days!

http://smadaver.com/chit-chat/artikel-cinta-itu-indah-cinta-itu-mudah-so-make-it-simple!/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s